Tampilkan postingan dengan label indonesia outbound. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia outbound. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Agustus 2016

OUTBOUND BOGOR

OUTBOUND YANG BAIK HARUS MENGHASILKAN PEAK ADVENTURE

Program pengembangan dan pelatihan yang dilakukan di luar ruangan, atau biasa disebut outbound hanya akan efektif bila dilaksanakan dengan baik, yakni mampu memberikan peak adventure bagi para partisipannya.
Leadership Ahead
Outbound training bisa menjadi alat yang untuk mengembangkan kompetensi karyawan asalkan dikerjakan dengan benar, yakni berisi rangkaian program-program, misalnya permainan outbound yang bagus.
Outbound itu bukan main-main di lapangan, walaupun permainan outbound kelihatan seperti hanya sebuah permainan biasa. Outdoor education is education, bukan sekedar untuk fun. Program outbound bogor yang bagus harus mencakup high impact activities.
Kompetensi seseorang bisa ditingkatkan melalui pengembangan pengetahuan, skill dan sikap/karakter dari yang bersangkutan.Outbound training di outdoor bertujuan menggali dan meningkatkan skill dan karakter/sikap individu.
“Itu perlu proses. Untuk hasil yang bagus, outbound itu minimal tiga hari, fasilitas harus memadai dan dipandu oleh instruktur yang berpengalaman. Dan, yang penting, fokus pada hasil, bukan pada aktivitasnya itu sendiri.”
Keluar dari Comfort Zone
Untuk bisa menghasilkan peak adventure, kegiatan-kegiatan dalamoutbound harus bisa mengeluarkan partisipan dari comfort zone mereka. Tapi, diingatkan, peak adventure tiap-tiap orang berbeda sehingga instruktur tidak boleh memaksa peserta yang tidak berani melakukan kegiatan tertentu.
Jangan memaksa, tapi instruktur bisa membantu dengan persuasi dan mendampingi peserta yang tidak berani. Outbound pada dasarnya mempertemukan antara kompetensi dan risiko. “Jangan sampai risikonya terlalu tinggi sehingga malah menjadi miss adventure.”
Peak adventure tercapai bila risiko dan kompetensi proporsional. Oleh karenanya, mengingat makin menjamurnya penyelenggara outbound saat ini, perusahaan perlu hati-hati. “Pilihlah Provider outbound,management outbound yang reputasinya bagus, memiliki standar keamanan tinggi dan instruktur yang qualified. Salah satunya adalah outbound Bogor.
Posted by Outbound Indonesia & Titin Supriatin

CONTACK US


OUTBOUND INDONESIA


INDONESIA OUTBOUND

Base Camp :

JL EKA DASA NO 3 RT 02 RW 01

KOMPLEK WISMA ANGGARA

KEL. MENTENG DALAM KEC. TEBET

JAKARTA 12780

PROGRAM DIRECTOR :

BAYU WIBOWO : 0858-8144-0514

EMAIL: OUTBOUNDINDONESIA1@GMAIL.COM

Sabtu, 06 Agustus 2016

OUTBOUND INDONESIA

OUR CAREER


Mari bergabung bersama dengan OUTBOUND INDONESIA menjadi bagian dari tim kami menemukan kepuasan dalam membantu orang lain mencapai potensi penuh mereka.

OUTBOUND INDONESIA

TIM OUTBOUND Indonesia – Indonesia OUTBOUND

Sebagai sebuah organisasi terkemuka di bidang pendidikan dan pengalaman, instruktur kami telah mencapai sebagai pendidik di alam terbuka yang ahli dan profesional.
Dengan pengalaman yang luas dalam pelatihan keterampilan teknis dan fasilitasi. Komunitas kami dan staf administrasi sangat bersemangat tentang misi kami, Dan fokus dalam mendukung misi sekolah dan perusahaan di masyarakat yang kami layani.
Kami menghargai dan mencari berbagai macam orang-orang yang sungguh-sungguh tertarik dalam pertumbuhan dan perkembangan lain dalam diri nya, kelompok dan tingkat sosial yang lebih besar.

Komitmen kami untuk Diversity

Outbound Indonesia berkomitmen untuk kesempatan yang sama dalam pekerjaan.
tanpa diskriminasi atas dasar ras, kepercayaan warna kulit, asal kebangsaan, etnis, identitas gender, orientasi seksual, usia, agama, kecacatan, status perkawinan atau orang tua, status dengan menghormati bantuan publik atau status veteran.
Outbound indonesia adalah organisasi pendidikan training outbound di seluruh dunia yang terdiri dari beberapa staff atau tim yang berkualitas.

Menginstruksikan Program Wilderness

staf lapangan kami datang dari semua lapisan masyarakat dengan array yang luas dan latar belakang yang baik dalam pengalaman, dan disatukan oleh minat yang tulus dalam pertumbuhan dan perkembangan lain pada diri sendiri, kelompok dan tingkat sosial yang lebih besar.
Outbound Indonesia adalah staf lapangan untuk outBound yang dilatih untuk mengidentifikasi, menilai dan risiko pendekatan sebagai sarana belajar untuk dikelola.
Tapi tidak dihilangkan, dengan tujuan memberikan peserta outbound indonesia dalam berkesempatan untuk mendapatkan wawasan dan perspektif ke mereka sendiri dan kemampuan kelompok mereka yang tersedia di tempat lain.

Instruksi, Fasilitasi, Karakter

OUTBOUND Indonesia adalah pendidik yang penuh kasih, dapat mengartikulasikan dengan baik, dan yang dapat mengkonversi pengalaman didalam outbound yang akan menjadi pelajaran hidup.
Pengalaman sebelumnya dalam memfasilitasi dinamika kelompok yang diinginkan, terutama pengalaman bekerja dengan peserta. keterampilan komunikasi termasuk pendengaran yang aktif, memberi, menerima umpan balik dan harapan yang jelas dalam menyampaikan keterampilan penting bagi peserta.
Semangat, kepercayaan diri dan humor sangat penting untuk keberhasilan staf kami.
INDONESIA OUTBOUND

Keterampilan Teknis di alam terbuka

Outbound Indonesia memberikan pemrograman melalui berbagai keterampilan teknis yang unik di daerah yang beragam.
Masing-masing sekolah dan perusahaan di seluruh negeri memiliki seperangkat spesifik keterampilan teknis yang diperlukan. (Kunjungi situs masing-masing sekolah untuk melihat persyaratan tertentu.

Keterampilan dalam bidang teknis meliputi:

Arum jeram, dan rafting, backpacking, panjat tebing, mountaineering, canyoneering, dan snowboarding.
Kompetensi dalam satu atau lebih dibidang ini diperlukan posisi instruktur, outbound Indonesia ada dalam kategori instruktur tersebut.
Sebuah kenyamanan umum di luar ruangan dan daerah terpencil juga diperlukan untuk semua posisi instruktur alam terbuka.
Yang paling penting kita berusaha membangun fondasi dasar dalam penilaian outdoor dan kemampuan untuk membuat keputusan yang aman dan baik dalam keadaan menantang.

Kepemimpinan ( Leadership )

Outbound Indonesia adalah pendidik dengan pengalaman kepemimpinan di organisasi luar ruangan lain atau dalam pelayanan publik.
Kualitas kami meliputi:
karakter, empati, komitmen, dan karisma.

Stamina fisik dan emosional

peserta harus cukup fit untuk berpartisipasi dalam semua kegiatan program outbound Indonesia.
kekuatan dan fokus sangat membantu bagi peserta dalam hambatan fisik dan emosional.
Outbound ekspedisi yang ditawarkan untuk remaja dan dewasa muda dari seluruh Amerika Serikat yang mulai menunjukkan perilaku destruktif.
Instruktur program ini memfasilitasi 20-50 hari berekspedisi di alam terbuka, komponen yang meliputi pertemuan tatap muka atau panggilan telepon dengan orang tua.
Dan program tersebut telah dapat kami simulasikan menjadi 2 – 3 hari saja.

Untuk informasi lebih lanjut dan bagaimana penerapan nya. silakan hubungi kami sebagai provider outbound - OUTBOUND INDONESIA :

CONTACT US

cropped-indonesia-outbound
INDONESIA OUTBOUND
Base :
Jl. Eka Dasa No. 3 Menteng Dalam, Tebet
Jakarta selatan, 12870

Program Director :
Bayu Wibowo : 0858 – 8144 – 0514

Email : Outboundindonesia1@gmail.com

Jumat, 05 Agustus 2016

APA ITU OUTBOUND

SEJARAH OUTBOUND

Dikesempatan kali ini INDONESIA OUTBOUND sebagai PROVIDER OUTBOUND TRAINING di indonesia ingin menjelaskan apa itu outbound.



INDONESIA OUTBOUND

OutBound Training  adalah ide pendidikan inovatif yang dikreasikan oleh Kurt Hahn yang telah bertahan dan berkembang selama lebih dari enam puluh tahun. Fakta Ini dapat dikatakan luar biasa karena begitu banyak metode pendidikan yang muncul dan tenggelam selama periode ini.
Apakah karena konsep ini sangat mudah beradaptasi dan dapat diterapkan pada dunia edukasi secara masal atau karena pemikiran dan filosofi dari konsep metode semacam outbound ini adalah abadi dan memiliki daya tarik universal?
atau mungkin kedua faktor tersebutlah yang membuat metode ini menjadi populer dan terus berkembang.

Yang jelas sang penemu metode outward bound atau lebih dikenal outbound training , Kurt Hahn telah meninggal pada tahun 1974 tetapi pengaruhnya dalam OutBound Training  dan inisiatif pendidikan lainnya masih hidup hingga saat ini.

Beliau lebih menekankan tercapainya tujuan daripada melatih fokus, dengan menggunakan cara yang sangat fleksibel, beragam dan sangat adaptatif.

Begitu pula dengan metodeOutBound Training , dengan programnya yang boleh dikatakan “tidak lazim”.

Kisah Sang Penemu Outbound

Kurt Hahn lahir di Jerman pada tahun 1896, putra seorang industrialis Yahudi kaya, tapi ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di Inggris sebagai warga negara Inggris.
Sementara ia masih di SMA tahun 1902, ia menghabiskan liburan musim panas di Dolomites dengan teman-teman dari Abbotsholme, sebuah sekolah negeri Inggris. 
Selama rentang perjalanan ini, dalam sebuah diskusi tentang sistem sekolah umum Inggris, ketertarikan mengenai dunia pendidikan pertama kali masuk ke dalam benak Hahn.
Hal ini menyebabkan ia menjadi terobsesi, kemudian ia mulai mendalami filsafat pendidikan dan sangat dipengaruhi oleh pemikiran-pemikiran Plato, Baden Powell, Cecil Reddie, Dr Arnold dari Rugby, Herman Lietz dan lain-lain.
Pada tahun 1904, saat ia masih muda, Hahn terkena “sunstroke” yang cukup parah sehingga membuatnya cacat permanen namun disinilah ia merasakan ketegaran karena ia memiliki semangat dan keberanian untuk bertahan hidup yang sangat tinggi. 
proses pemulihan diri ini dimanfaatkannya untuk mempelajari filsafat pendidikan secara lebih mendalam dan merumuskan sistem pendidikan yang hingga saat ini menjadi sangat populer.
Salah satu prinsip hidupnya yang ia pegang teguh sejak saat itu adalah, “ketidak mampuan Anda adalah Peluang Anda”.
yaitu mengubah Tantangan menjadi Keuntungan, dengan cara selalu melakukan hal yang benar, terbaik dan bermanfaat meskipun dalam keadaan yang dirasakan sangat sesulit apapun.
Filsafat pendidikan Hahn adalah perpaduan dari apa yang dianggap sebagai ide terbaik yang diambil dari berbagai sumber. 
Menurutnya, pendidikan adalah seperti pengobatan, metode pengobatan yang ada pada saat ini adalah hasil penemuan dan penyempurnaan dari metode metode terdahulu.
jika anda datang ke seorang ahli bedah umum dan meminta untuk membedah usus anda dengan cara yang terbaik dan benar.
pasti dokter ahli bedah umum tersebut akan menyarankan anda untuk datang ke ahli bedah yang lebih ahli mengenai usus.
Jadi menurut Hahn, tidak ada yang istimewa dan baru dari metode “temuannya”, karena menurut Hahn, ia hanyalah mengumpulkan.
merumuskan kemudian mengemasnya dengan cara yang dianggapnya paling sesuai dengan pengalaman atau proses hidupnya pada masa itu.
Beliau menganggap, lebih baik meminjam sebuah ide atau metode yang sudah teruji dan terbukti ketimbang harus mencari dan berkesperimen dengan metode baru.
Kunci keberhasilan Hahn adalah, ia berhasil merangkum, mengambil dan menggabungkan ide dan metode terbaik dari tiap pakar pendidikan di dunia.
menjadi suatu metode edukasi yang sangat unik.
Hahn memiliki keyakinan bahwa setiap manusia dilahirkan dengan potensi dan kekuatan spiritual serta kemampuan untuk membuat penilaian yang benar mengenai nilai hidup dan moral.
Dalam perkembangan hidupnya, seseorang itu kehilangan kekuatan spiritual ini dan kemampuan untuk membuat penilaian moral.
karena, apa yang Hahn sebut, diseased society dan the impulses of adolescence.
Oleh karena itu, Hahn terobsesi oleh dekadensi moral atau penyakit sosial yang dia amati di masyarakat, dan sangat tergerak untuk mencari solusinya.
beberapa “penyakit” tersebut misalnya seperti :
  • Penurunan tingkat kebugaran karena adanya sarana transportasi modern, pada saat itu lokomotif atau mesin
  • Penurunan memori dan imajinasi karena bingung, waswas, stress, gelisah akibat dampak dari modernisasi
  • Penurunan tingkat keterampilan dan perhatian karena melemahnya tradisi dan budaya yang positif serta keahlian
  • Penurunan disiplin diri karena ketergantungan pada obat-obat perangsang dan obat penenang
  • Penurunan rasa cinta dan kasih sayang antar sesama karena masing masing sibuk dan egois dengan gaya hidup modernnya
Sebagai bagian dari perhatiannya terhadap kekuatan dan kemampuan fisik adalah, ia percaya bahwa setiap manusia memiliki bakat kemampuan fisik.
 
baik bakat fisik alamiah maupun ketidakmampuan fisik alamiah, misalnya seperti cacat fisik.
Keduanya memiliki kelebihan dan memberikan kesempatan: satu untuk mengembangkan kekuatan dan yang lainnya untuk mengatasi kelemahan. Inilah yang menjadi prinsip atau pegangan Hahn’s berikutnya yaitu,
“Ada banyak kelebihan pada diri anda daripada yang anda pikirkan dan bayangkan.”
Tujuan Hahn adalah untuk menyediakan wahana ideal untuk mengaktifkan kesadaran dan potensi kekuatan tersebut.
sehingga setiap orang dapat menemukan kesempurnaan jati diri manusianya dan salah satu wahana yang ia buat adalah OutBound Training.
*dirangkum dari berbagai sumber
OutBound Training Sebagai salah satu provider outbound besar yang ada di Indonesia berusaha memberikan yang terbaik untuk anda.
SIAPKAH ANDA MENUJU PERUBAHAN….???

KUNJUNGI WEBSITE KAMI UNTUK LEBIH LANJUT DI   INDONESIA OUTBOUND

CONTACT US 


INDONESIA OUTBOUND – PROVIDER OUTBOUND TRAINING
INDONESIA OUTBOUND

BASE :
jl: Eka Dasa No 3 Kel : Menteng Dalam , Tebet
Jakarta Selatan, 12870
ART DIRECTOR :
BAYU WIBOWO : 0858-8144-0514
Email; Outboundindonesia1@gmail.com

Senin, 01 Agustus 2016

OUTBOUND BOGOR

SEJARAH OUTBOUND TRAINING

INDONESIA OUTBOUND


OutBound Training  adalah ide pendidikan inovatif yang dikreasikan oleh Kurt Hahn yang telah bertahan dan berkembang selama lebih dari enam puluh tahun. Fakta Ini dapat dikatakan luar biasa karena begitu banyak metode pendidikan yang muncul dan tenggelam selama periode ini.
Apakah karena konsep ini sangat mudah beradaptasi dan dapat diterapkan pada dunia edukasi secara masal atau karena pemikiran dan filosofi dari konsep metode semacam outbound ini adalah abadi dan memiliki daya tarik universal? atau mungkin kedua faktor tersebutlah yang membuat metode ini menjadi populer dan terus berkembang.
Yang jelas sang penemu metode outward bound atau lebih dikenal outbound training , Kurt Hahn telah meninggal pada tahun 1974 tetapi pengaruhnya dalam OutBound Training  dan inisiatif pendidikan lainnya masih hidup hingga saat ini. Beliau lebih menekankan tercapainya tujuan daripada melatih fokus, dengan menggunakan cara yg sangat fleksibel, beragam dan sangat adaptatif. Begitu pula dengan metodeOutBound Training , dengan programnya yang boleh dikatakan “tidak lazim”.

Kisah Sang Penemu Outbound
Kurt Hahn lahir di Jerman pada tahun 1896, putra seorang industrialis Yahudi kaya, tapi ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di Inggris sebagai warga negara Inggris. Sementara ia masih di SMA tahun 1902, ia menghabiskan liburan musim panas di Dolomites dengan teman-teman dari Abbotsholme, sebuah sekolah negeri Inggris. Selama rentang perjalanan ini, dalam sebuah diskusi tentang sistem sekolah umum Inggris, ketertarikan mengenai dunia pendidikan pertama kali masuk ke dalam benak Hahn. Hal ini menyebabkan ia menjadi terobsesi, kemudian ia mulai mendalami filsafat pendidikan dan sangat dipengaruhi oleh pemikiran-pemikiran Plato, Baden Powell, Cecil Reddie, Dr Arnold dari Rugby, Herman Lietz dan lain-lain.
Pada tahun 1904, saat ia masih muda, Hahn terkena “sunstroke” yang cukup parah sehingga membuatnya cacat permanen namun disinilah ia merasakan ketegaran karena ia memiliki semangat dan keberanian untuk bertahan hidup yang sangat tinggi. proses pemulihan diri ini dimanfaatkannya untuk mempelajari filsafat pendidikan secara lebih mendalam dan merumuskan sistem pendidikan yang hingga saat ini menjadi sangat populer.
Salah satu prinsip hidupnya yang ia pegang teguh sejak saat itu adalah, “ketidakmampuan Anda adalah Peluang Anda”, yaitu mengubah Tantangan menjadi Keuntungan, dengan cara selalu melakukan hal yang benar, terbaik dan bermanfaat meskipun dalam keadaan yang dirasakan sangat sesulit apapun.
Filsafat pendidikan Hahn adalah perpaduan dari apa yang dianggap sebagai ide terbaik yang diambil dari berbagai sumber. Menurutnya, pendidikan adalah seperti pengobatan, metode pengobatan yang ada pada saat ini adalah hasil penemuan dan penyempurnaan dari metode metode terdahulu, jika anda datang ke seorang ahli bedah umum dan meminta untuk membedah usus anda dengan cara yang terbaik dan benar, pasti dokter ahli bedah umum tersebut akan menyarankan anda untuk datang ke ahli bedah yang lebih ahli mengenai usus.
Jadi menurut Hahn, tidak ada yang istimewa dan baru dari metode “temuannya”, karena menurut Hahn, ia hanyalah mengumpulkan, merumuskan kemudian mengemasnya dengan cara yang dianggapnya paling sesuai dengan pengalaman atau proses hidupnya pada masa itu. Beliau menganggap, lebih baik meminjam sebuah ide atau metode yang sudah teruji dan terbukti ketimbang harus mencari dan berkesperimen dengan metode baru.
Kunci keberhasilan Hahn adalah, ia berhasil merangkum, mengambil dan menggabungkan ide dan metode terbaik dari tiap pakar pendidikan di dunia, menjadi suatu metode edukasi yang sangat unik.
Hahn memiliki keyakinan bahwa setiap manusia dilahirkan dengan potensi dan kekuatan spiritual serta kemampuan untuk membuat penilaian yang benar mengenai nilai hidup dan moral.
Dalam perkembangan hidupnya, seseorang itu kehilangan kekuatan spiritual ini dan kemampuan untuk membuat penilaian moral karena, apa yang Hahn sebut, diseased society dan the impulses of adolescence.
Oleh karena itu, Hahn terobsesi oleh dekadensi moral atau penyakit sosial yang dia amati di masyarakat, dan sangat tergerak untuk mencari solusinya, beberapa “penyakit” tersebut misalnya seperti :
  • Penurunan tingkat kebugaran karena adanya sarana transportasi modern, pada saat itu lokomotif atau mesin
  • Penurunan memori dan imajinasi karena bingung, waswas, stress, gelisah akibat dampak dari modernisasi
  • Penurunan tingkat keterampilan dan perhatian karena melemahnya tradisi dan budaya yang positif serta keahlian
  • Penurunan disiplin diri karena ketergantungan pada obat-obat perangsang dan obat penenang
  • Penurunan rasa cinta dan kasih sayang antar sesama karena masing masing sibuk dan egois dengan gaya hidup modernnya
Sebagai bagian dari perhatiannya terhadap kekuatan dan kemampuan fisik adalah, ia percaya bahwa setiap manusia memiliki bakat kemampuan fisik, baik bakat fisik alamiah maupun ketidakmampuan fisik alamiah, misalnya seperti cacat fisik.
Keduanya memiliki kelebihan dan memberikan kesempatan: satu untuk mengembangkan kekuatan dan yang lainnya untuk mengatasi kelemahan. Inilah yang menjadi prinsip atau pegangan Hahn’s berikutnya yaitu,
“Ada banyak kelebihan pada diri anda daripada yang anda pikirkan dan bayangkan.”
Tujuan Hahn adalah untuk menyediakan wahana ideal untuk mengaktifkan kesadaran dan potensi kekuatan tersebut, sehingga setiap orang dapat menemukan kesempurnaan jati diri manusianya dan salah satu wahana yang ia buat adalah OutBound Training atau lebih populer di Indonesia dengan istilah Outbound Training.
*dirangkum dari berbagai sumber
OutBound Training Sebagai salah satu provider outbound besar yang ada di Indonesia berusaha memberikan yang terbaik untuk anda.

TIPS CARA MENGHAFAL SEBELUM PIKUN PADA WAKTUNYA

TIPS CARA MENGHAFAL SEBELUM PIKUN PADA WAKTUNYA

BY : IDNtimes


INDONESIA OUTBOUND
INDONESIA OUTBOUND

Saat kamu mendengarkan lagu, apakah kamu pernah berpikir kenapa liriknya sangat mudah kamu ingat? Sedangkan itu, kenapa kamu malah lupa menghapal materi ujian atau data untuk presentasi kantor/kuliah?
Jika kamu mengalami kedua hal tersebut, mungkin cara menghapal kamu masih standar-standar saja. Mulai sekarang, cobain yuk cara menghapal seperti ini. Dijamin hapalan kamu akan sehebat saat kamu menghapal lagu-lagu hits terkini!
1. Teruslah mengulang informasi yang kamu perlu. Seperti lagu, kamu akan hapal liriknya di luar kepalamu.
INDONESIA OUTBOUND
Seperti lagu, jika kamu terus-terusan mendengarnya, kamu pun akan ingat liriknya di luar kepala. Bahkan kamu yang awalnya tak suka dengan lagu tersebut, akhirnya menyanyikan liriknya juga. Sama seperti hapalan-hapalan rumus untuk ujian atau rutinitas sehari-hari.
Intinya, perbanyak melakukan hal yang penting diingat. Jika kamu telah melakukan hal itu setiap hari, niscaya akan jadi sebuah kebiasaan. Kamu pun tidak perlu dijuluki “pikun” sebelum waktunya. Semua tugas pasti akan kelar di waktu yang tepat.
2. Kamu juga bisa membuat lirik berima. Bukan hanya untuk estetika, tapi otakmu lebih mudah menyerap dan menerima.
“Buat kamu yang belum berpacaran, ingat jodoh di tangan Tuhan. Di masa depan, kamu pasti mendapat pasangan. “
Menurut kamu, bagaimana kata-kata di atas? Lebih indah didengar dan diingat bukan? Begitu juga triknya jika kamu ingin mengingat sesuatu. Kata-kata berima terkesan lebih quoteable dan berkesan. Jika agendamu sehari penuh dibuatkan seperti itu, mungkin kamu sudah bersemangat menyelesaikan to do list hari ini.
3. Kaitkan hal-hal yang punya relasi dengan informasi yang kamu ingini. Ini istilahnya asosiasi.
INDONESIA OUTBOUND
Kamu hanya punya waktu sebentar untuk mengingat dan menjelaskan apa yang kamu lakukan pada bos. Dalam keadaan ini, pastinya orang-orang akan kebingungan, gugup, dan lupa pada apa yang harus disiapkan.
Kalau seperti ini, coba deh kamu ingat hal-hal yang berkaitan dengan apa yang harus kamu ingat. Misalnya tempat dan waktu yang berhubungan, gambar apa yang kamu lihat saat membaca buku, atau kejadian unik apa yang kamu alami saat itu. Biasanya, yang perlu kamu ingat akan datang dengan sendirinya.
Sebagai contoh, kamu harus mengingat kapan Konferensi Meja Bundar dilaksanakan. Kamu tidak mentah-mentah mengingat tanggalnya saja. Tapi kamu bisa mengaitkan memorimu dengan gambar halaman dan foto buku sejarah yang kamu baca. Dengan begitu, kamu gak melulu menghapalkan teks yang panjang saja. Kamu juga memiliki pengalaman lain saat mengingatnya kembali. 
4. Pastikan kamu punya interest dengan hal yang perlu diingat. Kalau ini sudah didapat, informasi di otak tidak akan minggat.
Kenapa kamu mudah ingat lirik lagu yang menurutmu ngenes banget? Ini karena kamu punya interest terhadap lagu tersebut. Entah kamu sedang mengalami hal yang sama atau pernah punya kenangan mendalam dengan dengan lirik lagunya.
Jika ada yang perlu kamu ingat, carilah interest kamu pada hal tersebut. Jika tidak ada, asosiasikan dengan hal yang bikin kamu tertarik. Misalnya, kamu harus ingat data-data yang dipersiapkan untuk presentasi. Agar tidak lupa, kamu ingat saja kalau ternyata dari presentasi tersebut, kamu bisa dipromosikan untuk naik jabatan. Niscaya kamu akan bersemangat mengingat data-data tersebut.
5. Bikin jembatan keledai dari singkatan. Singkatan akan membuat hapalan lebih unik dan melekat di ingatan.
INDONESIA OUTBOUND
“Herlina dan Kak Robi Cs adalah Friends = Unsur kimia golongan 1A (Alkali) yaitu H (hidrogen), Li (lithium), Na (natrium), K (kalium), Rb (rubidium), Cs (sesium), Fr (fransium). “
Siapa sangka tabel periodik unsur kimia bisa kamu hapal dengan menarik dan sesederhana itu? Cara mengingat seperti itu disebut jembatan keledai. Selain menarik dan masuk akal, bukankah kata-kata singkatan tersebut lebih asyik untuk menempel lebih lama di kepala?
Gimana? Menghapal sebenarnya gak susah kan? Tinggal butuh niat dan tips menyiasati agar kamu tidak lupa lagi. Ujian kamu pasti nilainya naik lagi. Pekerjaan di kantor pun mulus dan lancar.
 TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUGI DAN MEMBACA ARTIKEL KAMI DI OUTBOUND INDONESIA
Selamat mencoba!
HUBUNGI 
INDONESIA OUTBOUND
Base camp :
DKI JAKARTA – INDONESIA
Jalan EKA DASA No 3 Komplek WISMA ANGGARA
Kel Menteng Dalam Kec Tebet , Jakarta Selatan

TEAM BUILDING – OUTBOUND

Sabtu tanggal 30 – 31 juli Provider outbound training Indonesia OUTBOUND diberikan kepercayaan oleh karang taruna dan RISMA ASY – SYAKUR PKRM 1 DEPOK untuk melakukan kegiatan outbound di KAHYANGAN CAMPING GROUND yang bertema TEAM BUILDING – OUTBOUND. Dan program TEAM BUILDING – OUTBOUND yang INDONESIA OUTBOUND berikan adalah mengenai program program yang Indonesia OUTBOUND miliki untuk kebutuhan mereka. Adapun saya menjelaskan sebagai berikut :


Sebelum saya menjelesakan tentang program TEAM BUILDING – OUTBOUND, Indonesia OUTBOUND akan menjelaskan terlebih dahulu tentang pa itu OUTBOUND.
Pengertian Outbound
Outbound adalah suatu bentuk dari pembelajaran segala ilmu terapan yang disulasikan dan dilakukan di alam terbuka atau tertutup dengan bentuk permainan yang efektif, yang menggabungkan antara intelegensia, fisik dan mental.

Sejarah outbound
Outbound merupakan inovatif yang ditemukan oleh cendikiawan berkebangsaan Jerman yang bernama Dr. Kurt Hant. Beliau lahir di Jerman pada tanggal 5 Juni 1886. Ilmu dan ide terapan pendidikan inovatif outbound Kurt Hant bertahan dan berkembang sampai saat ini. Sekarang semua kegiatan outbound di sesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan yang di target.

Macam-macam outbound
Berdasarkan pemainnya outbound:
Outbound Anak/Kids
Outbound anak adalah suatu kegiatan outbound yang dilakukan oleh anak-anak yang berumur berkisar antara umur 5 tahun keatas sampai umur  15 tahun. Biasanya outbound anak  bertujuan mengembangkan kepencayaan diri , keberanian dan daya kretifitas.
Outbound Dewasa/adult
Outbound dewasa adalah suatu kegiatan outbound yang di lakukan oleh sesorang berumur lebih dari tujuh belas tahun keatas. Outbound dewasa memiliki beragam permainan yang memacu jantung atau andrenalin seperti  arum jeram, art rope dan lain lain.
Berdasarkan jenis game outbound:
Outbound Soft Skill
Outbound soft skill adalah kegiatan outbound yang dilakukan untuk pengembangan personal dan interpersonal, biasanya berupa kemampuan (bakat)atau keterampilan.
Permainan outbound soft skill  ini dirancang sedimikian rupa sehingga tidak perlukan fisik yang berlebih untuk melakukanya.
Outbound Hard Skill
Outbound hard skill adalah kegiatan outbound yang dilakukan untuk 
ketrampilan teknis atau penguasaan bidang  sesorang sehingga mudah dilakukan dan diterapkan. Biasanya outbound di fokuskan untuk ketrampilan seseorng sehingga diperlukan kecepatan dan ketepatan.
Bedasarkan permainan outbound populer:
Arum jeram (rafting)
Paint Ball (war game)
High Rope aktivity seperti Flaying Fox
Fun Outing
Family Gathering
Camping
Tujuan outbound:    
Team building

Menjalin Silahturohmi
Melepas penat atau kejenuhan rutinitas
Mendapatkan ilmu materi yang diisipkan dalam permainan outbound
Lebih mengenal lingkungan
Membangun percaya diri
Menganalisa kemampuan seseorang untuk keperluan manajemen

Incoming search terms:
macam permainan saat camping
materi fun game outbound
out bound ada
pengertian outbond

Dan Disini Indonesia OUTBOUND menjelasakan program TEAM BUILDING – OUTBOUND yang telah diberikan untuk peserta KARANG TARUNA DAN RISMA ASY – SYAKUR PKRM 1 DEPOK pada hari sabtu tanggal 30 – 31 juli 2016.
Team building adalah bentuk dari peningkatan hubungan kerjasama, solid, sinergi  dan  kekompakan tim atau kelompok.
Team work
Team work adalah suatu bentuk kerjasama tim untuk mencapai tujuan bersama
Komunikasi.
Komunikasi adalah suatu proses dan tata cara menyampaikan 
informasi yang tepat kepada seseorang maupun kelompok.
LeadhersipLeadership adalah kekuatan proses dalam mempengaruhi seseorang atau kelompok untuk mencapai tujuan yang di inginkan.
Konsentrasi
Kosentrasi adalah proses peningkatan daya fokus dan daya ingat fikiran seseorang terhadap sesuatu.
Kreatifvitas
Kretivitas adalah suatu proses peningkatan suatu daya cipta atau ide baru untuk dikembangkan.
Strategi Planning
Strategi planning adalah suatu perencanaan dari segi manajemen untuk mencapai sasaran atau tujuan.
Analisis
Analisis adalah kemampuan untuk menelaah dan menyelidiki sesuatu sehingga mudah dipahami dan dipecahakan.
Conviden
Covidence adalah peningkatan percaya diri terhadap kemampuan yang di milikinya.

  1. Membangun Tim ( Building Team )
Team work mungkin merupakan salah satu istilah yang sering kita dengan terutama di kantor atau sekolah. Untuk menyelesaikan sebuah tugas yang tidak mungkin dapat diselesaikan seorang diri, membentuk team adalah salah satu yang solusi yang umum. Ukuran team yang melebihi 20 orang adalah umum sekarang. Meskipun team yang berukuran besar, beragam, dan terdiri dari para ahli menjadi penting untuk menjawab tantangan proyek sekarang, resiko kegagalan team juga dapat menjadi tinggi. Anggota team yang kompleks cenderung kurang memiliki keinginan untuk berkolaborasi, enggan untuk bersama-sama, membantu orang lain sukses, maupun melihat sebuah tujuan bersama.
Dahulu, jumlah team umumnya kurang dari 20 orang, tetapi sekarang ini, beberapa tugas yang kompleks dikerjakan oleh sebuah team dengan lebih dari 100 orang. Saat total anggota team telah melewati 20 orang, kecenderungan untuk bekerja sama menjadi menurun. Team yang besar dapat mempunyai kerjasama yang tinggi tetapi mensyaratkan adanya investasi yang menyeluruh dan signifikan pada modal/alat untuk membantu kolaborasi antar anggota team. Kerjasama juga dapat menurun bila anggota team kurang bertatap muka atau lebih dikenal dengan “virtual team” (komunikasi dengan telephone, mail, atau groupware).
Keragaman dalam team mendorong munculnya pandangan dan inovasi baru. Tetapi keragaman membawa resiko pada kerjasama karena anggota team umumnya lebih dapat bekerja sama bila merasa memiliki sebuah kesamaan (pendidikan/budaya/latar belakang/SARA). Semakin tinggi tingkat keasingan pada sebuah team, semakin kecil kemungkinan anggota team mau berbagi pengetahuan atau bekerja sama. Hal yang sama berlaku juga untuk pendidikan, semakin tinggi pendidikan, semakin sering terjadi debat pendapat dalam team (dapat mengarah ke “analysis paralysis” – dimana tidak ada seorangpun yang mau mengalah).
INDONESIA OUTBOUND

Ada empat buah kategori dasar yang menentukan keberhasilan team yaitu dukungan atasan, praktek HRD, kepemimpinan dari pemimpin team, dan Team Foundation and Structure.
  1. Dukungan Eksekutif / Atasan
Team dapat berkinerja baik jika eksekutif mendukung hubungan social, memperlihatkan sikap kolaborasi, dan membangun sebuah “gift culture”.
Investasi pada praktek hubungan yang unik
Setiap eksekutif atas setidaknya pernah melakukan investasi pada membangun dan mengatur hubungan social pada organisasi. Contohnya adalah Royal Scotland Bank yang membangun markas pusat mereka dengan desain yang mendorong komunikasi , pertukaran ide, dan pembangunan komunitas. Kantor didalam gedung mempunyai layout yang terbuka dan pemandangan ke atrium.
Cara lain adalah membangun jaringan social dengan memindahkan karyawan ke fungsi, bisnis, atau Negara lain sebagai bagian dari karir. Cara ini memaksa karyawan untuk bertemu dengan orang asing dan membangun hubungan dengan mereka.
Membuat model / contoh dari sikap kolaborasi
Bila anggota senior dalam sebuah organisasi menunjukkan sikap yang baik tentang bagaimana cara berkolaborasi, ini dapat menjadi contoh bagi yang lainnya. Tantangannya adalah memastikan semua orang melihat contoh sikap kolaboratif ini. Eksekutif pada Standard Charter Bank sering bepergian bahkan bila hanya untuk sebuah meeting singkat. Perjalanan ini memberikan kesempatan pada bawahan untuk melihat bagaimana eksekutif bekerja. Pertemanan informal juga dapat menjadi sumber daya yang baik dalam menyelesaikan project. Saat semua anggota team telah mengenal semua stakeholder pada awal sebuah project, team tersebut akan lebih mudah untuk membangun kepercayaan dan kerjasama dibandingkan bila mereka baru mengenal stakeholder.
Membangun sebuah “Gift Culture”
Eksekutif harus memastikan mentoring & coaching telah menjadi sifat hidup mereka dan menyebar keseluruh bagian perusahaan. Mentoring dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu formal dimana peran dan tanggung jawab telah jelas dan informal dimana terlihat dalam aktifitas harian. Kedua metode ini penting tetapi metode informal cenderung lebih baik meningkatkan budaya kerjasama.
  1. Praktek Human Resource yang Terfokus
Survey menunjukkan bahwa reward (baik didasarkan pada individu atau team) kurang mempunyai pengaruh pada kerjasama team. Dari sejumlah praktek HRD dalam meningkatkan kerjasama team, ada dua buah praktek yang mempunyai pengaruh signifikan yaitu training yang berhubungan dengan collaborative behavior dan dukungan untuk membangun komunitas informal.
Menjamin tersedianya keahlian yang dibutuhkan
Terkadang anggota team telah memiliki niat untuk berkolaborasi tetapi tidak mempunyai keahlian untuk berkolaborasi. Mereka didorong untuk bekerja sama, dan mereka mau bekerja sama hanya tidak tahu bagaimana melakukan hal itu dengan baik. Keahlian yang sangat diutamakan adalah kemampuan untuk menghargai orang lain, dapat masuk dalam perbincangan yang terarah, secara produktif & kreatif, menyelesaikan konflik, dan manajemen program.
Price Waterhouse Cooper adalah salah satu perusahaan yang mempunyai kemampuan kuat dalam membangun budaya kolaborasi. Training yang diberikan PWC mencakup team work,emotional intelligence, jaringan pertemanan, menangani percakapan yang rumit, melatih Corporate Social Responsibility, dan mengkomunikasikan strategy/nilai perusahaan. PWC juga mengajarkan bagaimana mempengaruhi orang lain secara efektif dan membangun hubungan yang sehat.
Mendukung munculnya komunitas
Jiwa pertemanan dan komunitas dapat berkembang dengan spontan, tetapi HR juga dapat mendukung munculnya komunitas dengan mendukung kegiatan dan aktifitas group seperti bowling, cooking weekend, atau bulu tangkis.
ABN Amro contohnya, menggunakan teknologi komunikasi untuk anggota group agar mereka dapat berbagi ide. Perusahaan juga mendorong karyawan untuk selalu bepergian ke sebuah lokasi baru dan mengatur pertemuan dengan sebanyak mungkin orang.
Komunitas juga dapat tercipta dari sebuah proyek. Pada saat sebuah proyek selesai, team akan bubar, tetapi komunitas informal akan terus berlanjut – sebuah modal yang sangat baik untuk project berikutnya.
Contoh lain adalah pendekatan HR dalam membangun budaya bersahabat dan keluarga. Bill Marriott salah satu eksekutif Marriot mempunyai sebuah blog yang menjadi popular dengan karyawannya. Blog-nya menceritakan focus perusahaan bahkan sampai hal-hal pribadi seperti tempat favorit untuk berlibur.
III. Team Leader
Pemimpin team tentu saja mempunyai pengaruh pada team, fleksibilitas mereka memegang peranan disini.
Pemimpin harus Task and Relationship Oriented
Pemimpin yang berfokus pada Relationship berupaya untuk mendorong orang berbagi pengetahuan dalam sebuah lingkungan penuh kepercayaan dan itikad baik. Pemimpin yang berfokus pada tugas berupaya untuk membuat sebuah tujuan, membuat sebuah kesadaran akan tugas pada setiap anggota, dan menyediakan kendali serta umpan balik.
Tipe pemimpin yang baik adalah mereka yang menyeimbangkan antara tugas dan hubungan pertemanan. Pemimpin juga dapat mengganti tipe kepemimpinannya pada saat project sedang berlangsung. Pada awal project mereka akan berfokus pada tugas dengan mendefinisikan tujuan, mendapatkan komitmen, dan memperjelas tanggung jawab anggota team. Pada titik tertentu dimana sharing knowledge mulai intensif, mereka akan berganti menjadi relationship oriented. Pemimpin yang hanya berfokus pada satu macam tipe akan merusak performa jangka panjang team.
Marriott mencoba membangun pemimpin dengan dua gaya seperti ini. Setiap manajer pada saat di review akan ditanyakan apakah telah menyeimbangkan gaya kepemimpinannya. Terkadang mereka akan diminta untuk makan siang bersama dengan anak buahnya atau mengambil kursus untuk menjaga kemampuan mereka.
IV .Team Formation and Structure
Membangun pada hubungan pertemanan yang telah ada
Kepercayaan adalah faktor penting, membangun sebuah team yang bermodal pada hubungan yang telah ada meningkatkan peluang untuk kesussesan project. Team yang baru dibangun dari orang-orang yang belum saling mengenal sebelumnya akan sulit untuk berkolaborasi. Mereka akan memerlukan waktu yang cukup signifikan untuk membangun kepercayaan.
Nokia adalah salah satu perusahaan dimana struktur organisasinya sangat memperhatikan hubungan pertemanan yang telah ada, Saat perlu untuk mentransfer keahlian pada unit atau fungsi bisnis lain, Nokia memindahkan satu team kecil secara utuh daripada menaruh individual.
Jaringan pertemanan juga mempunyai kelemahan yang bila tidak diatur akan menghancurkan kerjasama. Saat sejumlah besar anggota team merasa mempunyai kesamaan, mereka cenderung membentuk sebuah subgroup dan mengucilkan yang lain. Saat ini terjadi, kemungkinan konflik menjadi tinggi.
Memahami kejelasan peran dan ketidakjelasan tugas
Asumsi yang umum adalah tujuan harus jelas dan tujuan lebih penting dari pada peran. Saat peran dari setiap anggota team tidak jelas, banyak orang berpikir bahwa hal ini akan mendorong mereka untuk berbagi ide dan berkontribusi. Tetapi asumsi ini salah, kolaborasi menjadi lebih jelas saat setiap anggota team telah memiliki peran yang jelas dan dimengerti.
Tanpa ada kejelasan dari peran, anggota team akan banyak menghabiskan waktu untuk menentukan peran, melindungi kepentingan pribadi daripada berfokus pada tugas. Anggota team sebaliknya, cenderung untuk berkolaborasi bila peran mereka telah jelas.
Contohnya adalah BBC, meliput berita membutuhkan banyak koordinasi dari anggota team yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Besarnya anggota team dapat meningkatkan resiko terjadinya kekacauan tetapi hal ini tidak terjadi pada BBC. Setiap anggota team mempunyai peran yang jelas dan tidak berbenturan.
Otonomi juga harus diperhatikan selain dari peran anggota. Team IT mempunyai ciri anggotanya dapat berasal dari Negara yang berbeda dan programmernya lebih sering duduk didepan komputer dan sedikit bertatap muka. Tetapi kerjasama team dapat tetap tinggi bila setiap anggota mempunyai peran dan otonomi yang jelas, hanya karena kurangnya tatap muka, setiap anggota harus memahami tujuan dari team.
Dan Indonesia OUTBOUND juga memberikan Program yang bertema FUN atau bisa di sebut juga GAMES OUTBOUND. Games seperti apa yang kami berikan kepada peserta ialah games dimana yang membuat peserta untuk menghilang kan streesing dalam menjalani program TEAM BUILDING – OUTBOUND.
Berikut games games outbound yang Indonesia OUTBOUND berikan :
Rasakan sensasi permainan Low Impact Games kami
Sebuah program training yang dilakukan dalam suasana yang santai namun seru dan menyenangkan (Fun and Fresh). Dibalik itu semua tersimpan segudang manfaat yang bisa dipetik, berguna untuk mempererat kekompakan yang ada.
Jenis Permainan Low Impact:
Ice Breaking
Ice Breaking digunakan untuk menghilangkan ketegangan peserta dan menstimulus antusiasme peserta untuk siap mengikuti seluruh kegiatan berikutnya. Ice Breaking ada di setiap program training. Game-game yang ada di Ice Breaking disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta.
Fun Games
Fun Games adalah jenis games yang digunakan untuk membuka personal block dan menggairahkan suasana pelatihan. Game yang dimainkan di Fun Games juga disesuaikan dengan situasi dan kondisi.
Team Building Games
Team Building Games adalah games yang berkaitan dengan kemampuan personal dalam bekerjasama dengan orang lain.
Effective Communication Games
Effective Communication Games adalah games yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi secara efektif yang meliputi kemampuan mendengarkan dan memahami pendapat orang lain, serta  pengeksplorasian gagasan.
Problem Solving Games
Problem Solving Games adalah games yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan dalam menyelesaikan masalah.
Synergy Games
Synergy Games adalah games yang digunakan untuk menyadarkan betapa pentingnya setiap bagian dalam sebuah perusahaan/organisasi.

ICE BREAKING BIG GROUP
Kata Simon (Simon Said)

Seluruh peserta pelatihan diminta untuk berdiri dan membuat lingkaran. Setiap anggota kelompok memakai head-band satu warna, kelompok lain juga memakai head-band dengan warna yang lain. Mereka diminta untuk berdiri berselang-seling. Anggota dari kelompok yang sama tidak boleh berdiri bersebelahan. Seorang energizer memberikan perintah kepada kelompok untuk melaksanakannya asalkan perintah tersebut juga disertai kata kunci (password).Kata kuncinya adalah KATA SIMON.Tanpa menyebutkan kata kunci tersebut maka perintah tidak boleh dijalankan.
Value: Melatih kepekaan dan konsentrasi dari instruksi atau perintah terpusat atau terpimpin.

MoVing Bomb


Bentuk Permainan: Kelompok berusaha memenuhi ember besar yang diletakkan ditengah lingkaran racun dengan menggunakan ember kecil. Cara menuangkannya, ember yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan.
Tujuan: Menggali nilai-nilai dasar integritas. Dalam permainan ini banyak sekali peluang dimunculkannya sifat tidak jujur (cheating). Observer kami akan memantau tanpa peserta sadari yang kemudian akan di bawa kedalam sesi de-brief dan general review.

BLIND LEADER


Bentuk Permainan: Langkah yang harus dilakukan oleh peserta adalah tiap-tiap peserta ditutup matanya, kecuali yang ditunjuk sebagai leader, mengikuti jalur yang sudah dibuat. Dengan arahan leader, peserta berjalan mengikuti jalur tanpa menyentuh pembatas. Orang yang pertama memasuki garis finish ditetapkan sebagai pemenang. Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaimana seorang bisa tampil sebagai pemimpin (leader) dan bagaimana rasanya dipimpin orang lain. Saling percaya antar sesama divisi dalam perusahaan.
Tujuan: Kepemimpinan, komunikasi satu arah, konsentrasi dan untuk melatih keseimbangan otak peserta.

Deskripsi
Peserta pada setiap kelompok di pecah menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama akan menjadi SI BUTA (yang ditutup matanya) dan kelompok kedua menjadi orang yang akan membimbing si buta dalam menjalani tugasnya untuk mengambil sedotan yang telah disebar oleh panitia. Setelah mengumpulkan sedotan, Si Buta juga bertugas untuk menyusun menjadi sebuah kalimat yang telah ditentukan. Setelah tugas selesai, kemudian prosesnya dibalik, Si Buta menjadi yang melihat dan yang melihat menjadi Si Buta. Tidak boleh berkomunikasi dengan kontak fisik.
Value dari game ini adalah melatih kesabaran dan kemampuan berkomunikasi bagi Si Pemandu. Dan bagi Si Buta, game ini melatih konsentrasi karena ia tidak hanya mendengar komando dari Leadernya, tapi ia juga bisa mendengar suara-suara dari Leader lain. Dan karena mereka akan bertukar posisi, maka game ini juga melatih rasa empathy. Si Pemimpin bisa merasakan apa yang dirasakan orang yang ia pimpin. Begitu pun sebaliknya.

Everybody Stand Up


Dimulai dari 2 orang, setiap peserta harus mencoba kemampuan diri dan kelompok kecilnya untuk bekerjasama berdiri dengan posisi secara bersama2 dari sikap duduk sampai dengan berdiri. Setelah dirasa mampu, maka fasilitator akan menambahkan peserta lainnya satu demi satu, sehingga pada akhirnya semua peserta akan serentak berdiri bersama2 membangun suatu tujuan, yaitu KEBERSAMAAN.

Standing Bucket


Disediakan satu buah ember yang sudah diisi air, tugas peserta adalah menaikan ember tadi dengan hanya menggunakan kaki dengan posisi tidur terlentang. Permainan akan dinyatakan berhasil apabila ember sudah berdiri tegak dengan ditopang oleh kaki-kaki yang tegak dan tanpa menumpahkan air dalam ember sedikit pun.
Value: koordinasi, keharmonisan dan komunikasi yang baik akan memudahkan pencapaian target dalam simulasi permainan ini.

Seperti itulah singkat cerita program TEAM BUILDING – OUTBOUND yang kami berikan kepada peserta KARANG TARUNA DAN RIMSA ASY – SYAKUR PKRM 1 DEPOK. Adapun lebih detail mengenai program program outbound apa saja yang Indonesia OUTBOUND miliki, teman teman bisa menghubungi PROVIDER OUTBOUND TRAININGkami di :
TERIMA KASIH TELAH MEMBACA DAN MENGUNJUNGI WEBSITE KAMI DI OUTBOUND TRAINING
SIAPKAH Anda MENUJU PERUBAHAN…?

CONTACT US

INDONESIA OUTBOUND
Jl Eka Dasa No 3 RT 02 RW 01
Komplek Wisma Anggara
Kel. Menteng Dalam Kec. Tebet
Jakarta 12780
PROGRAM DIRECTOR
BAYU WIBOWO  :  0858 – 8144 – 0514


Email : Outboundindonesia1@gmail.com