Tampilkan postingan dengan label team building. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label team building. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Agustus 2016

TEROBOSAN TERBARU TENTANG PELATIHAN OUTBOUND

TEROBOSAN TERBARU TENTANG PELATIHAN OUTBOUND


Di era tahun ini pandangan menurut kaca mata kami sebagai provider outbound di Indonesia mengenai pelatihan outbound di seluruh negara menjadi program training yang berkeyakinan sangat prospek dalam membimbing karater sesorang menjadi lebih baik.

PELATIHAN OUTBOUND

Bagaimana kalau program tersebut di terapkan di setiap karyawan perusahaan Anda, dan keluarga Anda. Program outbound training sangat penting di kelangsungan perusahaan Anda dalam membangun kesuksesan perusahaan Anda. Baik kinerja team work ataupun team building.

Outward Bound atau yang lebih dikenal dengan Outbound sekarang ini sudah mulai menjamur di kalangan masyarakat. Outbound adalah sebuah metode pelatihan, terapi atau pembelajaran yang menggunakan alam sebagai medianya.

Di mana individu atau kelompok yang setiap harinya hidup dengan kejenuhan karena aktifitas yang dilakukan diberikan sebuah pelatihan di alam terbuka untukmenghilangkan kejenuhan yang dialaminya.

Dewasa ini banyak para pakar psikolog termasuk konsultan psikologi menggunakan metode pelatihan outbound untuk upaya terapi kejiwaan salah satunya. Outbound sebagai metode terapi tersebut merupakan kegiatan yang dilakukan di alam bebas (di luar ruangan) dimana didalamnya dilakukan permainan-permainan olahraga yang bersifat menantang.

Membutuhkan semangat juang tinggi, dan membutuhkan pemikiran yang tidak sedikit tetapi sangat menyenangkan. Metode outbound telah banyak digunakan oleh banyak kalangan, instansi, sekolah, bahkan perusahaan-perusahaan besar .

Ini karena metode ini memang dirasa banyak manfaatnya oleh semua kalangan. Bahkan apabila melihat sejarah, karena dirasa banyak manfaat dari metode outbound ini sejak tahun 1821 telah didirikan Round Hill School yaitu sekolah dengan metode pelatihan alam terbuka.

CHARACTER PROGRAM

As’adi Muhammad (Adrianus dan Yufiarti, 2006: 42), mengatakan Pada dasarnya pelatihan outbound menganut prinsip learning by doingtrial and refinement (belajar sambil mengulang-ulang dan berusaha untuk memperbaiki) serta life long learning (belajar sambil melakukan sesuatu), (belajar sepanjang hayat).

Mereka (penyandang cacat/anak dengan berkebutuhan khusus) dapat belajar secara alami dan bersosialisasi dengan lingkungannya di kegiatan outbound. Menurut Ardianus dan Yufiarti dalam As’adi Muhammad (2006: 44) ”outbound sebagai permainan kecerdasan.

Oleh karena itu, berbagai manfaat didapat mereka dalam proses belajar mengajar dengan kegiatan outbound. Seperti halnya outbound sebagai sarana untuk melatih dalam mengembangkan fungsi mata, telinga, dan latihan otot.

Kegiatan itu juga dapat menimbulkan rasa percaya diri pada anak. Adrianus dan Yufiarti mengatakan:

Metode outbound sangat efektif karena memanfaatkan seluruh potensi dalam diri siswa melalui berbagai aktivitas permainan. Dengan demikian kegiatan outbound ini tidak hanya mengembangkan kemampuan kognitif siswa, tetapi juga melibatkan ranah afektif dan konasi (psikomotor) (2006: 42).

Aktifitas outbound juga dapat menjaga otak agar terus bergerak dalam melaksanakan kegiatan. Adrianus dan Yufiarti dalam As’adi Muhammad (2006: 44) mengatakan bahwa selain itu outbound terdapat, unsur-unsur pengembangan kreativitas, komunikasi, mendengarkan efektif, kerjasama, motivasi diri, kompetisi, problem solving dan percaya diri.

Maksud dan Tujuan Outbound

Maksud dari pelatihan outbound adalah Mengasah sifat-sifat baik dari masing masing pribadi sehingga lebih mengenal diri sendiri yang dengan demikian dapat lebih peka terhadap lingkungan sekitar dia berada. Selain itu Dengan berada di alam bebas.

diharapkan peserta management outbound dapat melupakan sejenak ketegangan yang disebabkan oleh rutinitas kesehariaannya sehingga peserta permainan outbound di dapat lebih segar ketika kembali dalam aktivitasnya.

Adapun maksud dan tujuan pelatihan outbound ,yaitu:
  • Mengarahkan peserta untuk mengerti bahwa bagaimana untuk menjadi anggota kelompok, menggali pemahaman terhadap diri sendiri dan nilai-nilai dalam berinteraksi dengan kelompok/orang lain.
  • Menjadi sebuah rekreasi yang lebih berarti untuk kebersamaan dalam kelompok yang tangguh dan matang.
  • Meningkatkan kemampuan dalam berhubungan dengan orang lain (social relationship).
  • Meningkatkan motivasi dan keyakinan diri akan kemampuan diri (personal development) serta mampu berpikir kreatif (inovasi).
  • Meningkatkan kebersamaan dan rasa saling percaya (trust).
  • Penyegaran dan sarana rekreasional.
  • Meningkatkan rasa kebersamaan dalam lingkup team outbound training maupun masyarakat.
Menggali potensi individu agar dapat mengembangkan kemampuan pribadinya melalui tantangan-tantangan mental dan fisik saat outbound, sehingga selalu lebih siap untuk menghadapi apapun tantangan yang akan dihadapi.

Materi pelatihan outbound berupa:
  1. Ice Breaking
Memecahkan suasana yang kaku, dalam season ini para peserta m di diharapkan lebih mengenal antara peserta permainan outbound satu dengan yang lainnya.
  1. Communication
Peserta outbound training akan dikondisikan dalam situasi permainan- Permainan yang menarik, tidak membosankan, berkomunikasi membangkitkan rasa percaya terhadap rekan dalam kelompoknya.
  1. Team Building
Peserta outbound diarahkan menjadi “Team Player” yang handal. Saling mendukung, kerjasama, pentingnya komunikasi dan membangun suatu tim yang kompak adalah tujuan dari pelatihan ini.
  1. Problem Solving
Peserta mampu mengenali masalah yang ada serta prioritas penyelesaiannya, serta mampu memilih informasi yang relevan dan membuat analisis serta keputusan untuk menemukan sebab timbulnya persoalan secara lebih terarah.
  1. Competition 
Menjadi pemenang diantara pesain-pesaing (kelompok lain), dengan mengatur strategi dan mengoptimalkan segala kemampuan baik individu maupun kemampuan kelompok.

Note : Bila artikel bermanfaat bagi teman teman, Harap di share kembali ya. Agar teman teman lainya manfaat serupa. Thanks :)
Demikian kami menjelelaskan mengenai program pelatihan outbound kami di indonesia.

SALAM PERUBAHAN....!!!

Kamis, 30 Juni 2016

Amazing Race vs Team Builiding

 amazing race vs team building

Talking about team building can never be separated from the question of group dynamics. Open communication, foster mutual trust, participated in part, dare to take decisions that will affect the group, even to bring a sacrifice in order to achieve group goals. Those are all some of the main column in achieving the formation of the perfect group. Achieve it all must pass through several processes, one of process is team building that must be executed while enjoying it.
Who says that the process of team building forever struggling with a challenge that must be preceded by careful planning and identify any actions to be taken. It turns out while enjoying the natural surroundings by visiting some interesting locations and find the uniqueness of this that is an added value in the process.
Amazing race, heard his name only imagine that this is an activity that contains about speed competition in solving challenges while passing through several locations that each track presents the uniqueness of the different kind of environment and society. “first in, first out”, the sentence could describe the activities amazing race we usually hear. When the concepts of amazing race into team building activities seen two contradictory formation and was incompatible when they are combined to form a perfect team.
Nothing is impossible. Each training process there must be an element of learning is growing, one team building done by notching amazing race. By not leaving the elements debrief then all that can be done well and the longer will be more mature. Enjoy the learning process with each of its uniqueness.

Berbicara tentang membangun tim tidak pernah lepas dari pertanyaan dari dinamika kelompok. komunikasi terbuka, saling asuh percaya, berpartisipasi dalam bagian, berani mengambil keputusan yang akan mempengaruhi kelompok, bahkan untuk membawa korban untuk mencapai tujuan kelompok. Mereka semua adalah beberapa kolom utama dalam mencapai pembentukan kelompok yang sempurna. Mencapai itu semua harus melalui beberapa proses, salah satu proses membangun tim yang harus dijalankan sambil menikmati itu.
Yang mengatakan bahwa proses membangun tim selamanya berjuang dengan tantangan yang harus didahului dengan perencanaan yang matang dan mengidentifikasi tindakan yang akan diambil. Ternyata sambil menikmati alam sekitarnya dengan mengunjungi beberapa lokasi menarik dan menemukan keunikan ini yang merupakan nilai tambah dalam proses.
Menakjubkan ras, mendengar namanya saja membayangkan bahwa ini merupakan kegiatan yang berisi tentang kompetisi kecepatan dalam memecahkan tantangan saat melewati beberapa lokasi yang setiap lagu menyajikan keunikan yang berbeda dari lingkungan dan masyarakat. “Pertama, keluar pertama”, kalimat bisa menggambarkan kegiatan lomba menakjubkan biasa kita dengar. Ketika konsep amazing race ke dalam kegiatan membangun tim melihat dua formasi bertentangan dan tidak sesuai ketika mereka digabungkan untuk membentuk sebuah tim yang sempurna.
Tidak ada yang tak mungkin. Setiap proses pelatihan harus ada unsur pembelajaran berkembang, membangun satu tim dilakukan oleh bentukan menakjubkan ras. Dengan tidak meninggalkan unsur berdiskusi maka semua yang dapat dilakukan dengan baik dan semakin lama akan lebih matang. Menikmati proses belajar dengan masing-masing keunikannya.

Terima kasih telah mengunjungi dan membaca artikel kami Outbound training

Kamis, 23 Juni 2016

TEAM BUILDING

Tahapan membangun Team Building


Team building yang solid akan menghasilkan sebuah team work yang kuat. Team building sendiri adalah pondasi dalam sebuah organisasi atau perusahaan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi team work. Membangun team building memang bukan hal mudah apalagi sebuah team adalah berisi beberapa individu yang mempunyai latar dan pemikiran yang berbeda. Lalu bagaiman untuk bisa membangun team building yang sukses dan terintegrasi? Berikut adalah 4 tahap dalam membangun team building :

1. Visi
Team building yang kuat haruslah yang memiliki visi yang sama. Adanya kesamaan visi membuat langkah dalam setiap individu bisa sejalan. Visi tersebut tentunya dirumuskan bersama oleh pimpinan dan anggota team. Dengan menetapkan visi maka akan terlihat pula target yang hendak dicapai dan langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan untuk mencapai target tersebut.

2. Program
Setelah mendapatkan visi bersama maka yang harus dilakukan selanjutnya adalah menyusun program. Program ini dimaksudkan sebagai panduan dalam bekerja dan menetapkan setiap langkah yang akan diambil untuk menjalankan program tersebut. Program yang terencana dapat mengarahkan team building pada target yang tepat, selain itu dengan adanya program ini dapat menunjukkan sejauh mana kaberhasilan pemimpin dalam melaksanakan tugasnya bersama team. Pembentukan program yang tepat menjadi unsur penting dalam membangun team building karena dari sinilah semua rencana kerja akan direalisasikan oleh team work.

3. Posisi tugas
Membangun team building harus dilakukan dengan membangun kenyamanan dari setiap individu dalam kelompok. Setiap anggota tentu akan merasa lebih nyaman ketika mendapat tugas yang sesuai dengan keahlian mereka. Disini peran pimpinan menjadi sangat penting karena ia dituntut untuk jeli dalam melihat kemampuan setiap personal yang ada. Karena yang kelak akan mengeksekusi visi dan program yang sudah ada adalah para personal team work. Jangan sampai kesalahan dalam peletakan posisi tugas nantinya akan membuat semua rencana kerja menjadi berantakan dan team work menjadi kacau.

4. Komunikasi
Merupakan aspek non teknis namun memiliki pengaruh besar pada proses membangun team building. Komunikasi diperlukan untuk memberikan pengarahn yang tepat dari pimpinan dan menyampaikan saran/pendapat dari anggota team. Komunikasi yang baik dalam team work adalah saling mendengar dan menghilangkan arogansi pribadi untuk kepentingan dalam team.


  Tag: , , , ,

Minggu, 19 Juni 2016

ARTI OUTBOUND

ARTI OUTBOUND

Outbound jakarta akan menjelaskan pengertian dari Outbound.
Outbound adalah salah satu metode pembelajaran modern yang memanfaatkan keunggulan alam. Para peserta yang mengikuti outbound (Outbound jakarta) tidak hanya dihadapkan pada tantangan intelegensia, tetapi juga fisik dan mental.
Pengertian Outbound Training (Outbound jakarta):

outbound jakarta

Outbound training (Outbound jakarta) adalah bentuk pembelajaran perilaku kepemimpinan dan manajemen di alam terbuka dengan pendekatan yang unik dan sederhana tetapi efektif karena pelatihan ini tidak sarat dengan teori-teori melainkan langsung diterapkan pada elemen-elemen yang mendasar yang bersifat sehari-hari, seperti saling percaya, saling memperhatikan serta sikap proaktif dan komunikatif. Dimensi alam sebagai obyek pendidikan bisa menjadi laboratorium sesungguhnya dan tempat bermain yang mengasyikan dengan berbagai metodenya.

Tujuan Outbound (Outbound jakarta)

1.Mengetahui dan memahami adanya “individual differences” yaitu tiap individu adalah unik.
2.Mampu melakukan penilaian pada diri sendiri “Self Assessment” bahwa kekuatan diri ada pada tangan kita sendiri dan pada pilihan- pilihan kita.
3.Meningkatkan kepekaan “Self Awareness” terhadap orang lain.
4.Meningkatkan kepercayaan diri dan keberanian mengambil resiko “Risk Taking Behavior”.
5.Meningkatkan ketrampilan komunikasi.
6.Mampu membuat perencanaan dengan pertimbangan resiko dan konsekuensinya.
7.Mampu membentuk tim yang efektif / kekompakan.
8.Meningkatkankemampuan kepemimpinan.
9.Menumbuhkan sikap ksatria dan sportif.

Sasaran Program (Outbound jakarta)

1.Program Pelatihan Eksekutif (Eksecutive Training Program) Program Pelatihan Eksekutif dirancang sebagai media untuk mengenal kemampuan diri (analisis internal), mengenal kondisi luar (analisis eksternal), menyusun berbagai strategi, mengkomunikasikannya dan mengimplementasikannya.

2.Program Pelatihan Staff Administrasi (Administratif Staff Program) Program Pelatihan Staff Administrasi (Administratif Staff Program) dirancang sebagai media untuk mengenal kemampuan diri, dan kondisi lingkungan, serta sebagai media untuk mengembangkan kerjasama dan kualitas kinerja.
3.Program Pelatihan Profesi (Profesion Training Program) Program Pelatihan Profesi (Profesion Training Program) dirancang sebagai media untuk mengenal kemampuan diri dan kondisi lingkungan, menyusun langkah kerja (strategi), melatih melakukan terobosan (inovasi), serta mengembangkan profesionalisme.

4.Pogram Pelatihan Pemuda/ Pendidikan/ Organisasi (Youth/ Education/ Organitation Planning Program) Pogram Pelatihan ini dirancang dengan memanfaatkan berbagai tantangan dan petualangan yang menarik sebagai media untuk mengenal kemampuan diri (analisis internal), memformulasikan dan mengimplementasikan strategi, serta melakukan berbagai terobosan (inovasi) dan meningkatkan kemampuan bekerja dalam tim.

Bentuk Program (Outbound jakarta)

1.Team Building Goal Program ini menunjukakan bahwa kerjasama adalah suatu hal yang mutlak diperlukan dalam pencapaian tujuan. Berbagai permasalahan akan dihadapi oleh peserta dimana mereka tidak mungkin menghadapinya sendiri. Saling tergantung, kerjasama, pentingnya komunikasi dan membangun suatu tim yang kompak adalah tujuan dari pelatihan ini.
2.Leadership Goal Program pelatihan ini mengasah jiwa kepemimpinan yang terdapat pada diri peserta.Permasalahan-permasalahan yang ada perlu dihadapi oleh peserta dengan pengambilan keputusan yang berkualitas. Kepercayaan diri, kemampuan untuk memimpin kelompok, kemandirian dan kemampuan untuk mengayomi dari para peserta akan digali dan dipelajari sebagai suatu bekal dalam kepemimpinan mereka di kehidupan sehari – hari.
3.Outbound Training (Outbound jakarta) & Tamasya Pelatihan ini akan banyak mempergunakan alam bebas (out door) sebagai medianya. Para peserta akan mempelajari semua materi dari kegiatan atau games yang akan diadakan di alam terbuka. Program ini akandilakukan dengan komposisi 70% di alam terbuka dan 30% diskusi kelompok (group discussion) sebagai penunjang dari setiap kegiatan.
4.Fun Game Fun Game merupakan permainan yang menekankan unsur-unsur koordinasi, konsentrasi dan kebersamaan.

Materi Outbound Training (OUTBOUND JAKARTA)

1.Ice Breaking (Mencairkan Suasana) Memecahkan suasana yang kaku, dalam session ini para peserta diharapkan lebih mengenal antara peserta yang satu dengan yang lainnya.
2.Communication (Komunikasi) Peserta akan dikoordinasikan dalam situasi permainan-permainan yang menarik, tidak membosankan. Berkomunikasi dapat membangkitkan rasa percaya terhadap rekan dan kelompoknya.
3.Team Building Jenis permainan yang bersifat menghibur juga mengajarkan kepada peserta mengenai berbagai pengetahuan yang hanya bisa diperoleh melalui pengalaman (experience) sendiri, serta wawasan peserta akan terasa dan bertambah kaya.



diposting oleh: wikipedia